BREAKING NEWS Update informasi anda melalui kotaberita.com portal berita aktual, kredibel dan terpercaya

Naskah Asli Surat Perintah Sebelas Maret SUPERSEMAR

Kamis, 03 Juli 2008 0 komentar


Berikut adalah kutipan isi naskah Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (SUPERSEMAR) yang ditujukan kepada Letnan Jendral Suharto sebagai Menteri Panglima AD dari Presiden Sukarno, untuk mengamankan bangsa dan negara Indonesia, dan untuk menjamin keamanan dan keselamatan Presiden Soekarno sebagai panglima tertinggi negara. Naskah Ini sendiri sampai sekarang masih diragukan kevaliditasannya oleh publik, oleh karena berbagai hal. Ditetapkan di Jakarta, tanggal 11 Maret 1966.







PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

SURAT PERINTAH

I. Mengingat:

1.1. Tingkatan Revolusi sekarang ini, serta keadaan politik baik nasional maupun Internasional

1.2. Perintah Harian Panglima Tertinggi Angkatan Bersendjata/Presiden/Panglima Besar Revolusi pada tanggal 8 Maret 1966

II. Menimbang:

2.1. Perlu adanja ketenangan dan kestabilan Pemerintahan dan djalannja Revolusi.

2.2. Perlu adanja djaminan keutuhan Pemimpin Besar Revolusi, ABRI dan Rakjat untuk memelihara kepemimpinan dan kewibawaan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi serta segala adjaran-adjarannja

III. Memutuskan/Memerintahkan:

Kepada: LETNAN DJENDERAL SOEHARTO, MENTERI PANGLIMA ANGKATAN DARAT

Untuk: Atas nama Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimpin Besar Revolusi:

1. Mengambil segala tindakan jang dianggap perlu, untuk terdjaminnja keamanan dan ketenangan serta kestabilan djalannja Pemerintahan dan djalannja Revolusi, serta mendjamin keselamatan pribadi dan kewibawaan Pimpinan Presiden/Panglima Tertinggi/Pemimin Besar revolusi/mandataris M.P.R.S. demi untuk keutuhan Bangsa dan Negara Republik Indonesia, dan melaksanakan dengan pasti segala adjaran Pemimpin Besar Revolusi.

2. Mengadakan koordinasi pelaksanaan perintah dengan Panglima-Panglima Angkatan-Angkatan lain dengan sebaik-baiknja.

3. Supaya melaporkan segala sesuatu jang bersangkut-paut dalam tugas dan tanggung-djawabnja seperti tersebut diatas.

IV. Selesai.

Djakarta, 11 Maret 1966.

PRESIDEN/PANGLIMA TERTINGGI/PEMIMPIN BESAR REVOLUSI/MANDATARIS M.P.R.S.







SUKARNO